Ini yang Dilakukan Pemprov Sumbar untuk Menekan Harga Jelang Bulan Puasa

"Berbagai langkah antisipasi mulai dilakukan pemerintah"
Aktifitas di gudang bulog Divre Sumbar (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF--Untuk mengendalikan kenaikan harga sembako menjelang dan saat bulan puasa, Pemprov Sumbar akan melakukan berbagai antisipasi, diantaranya dengan kerjasama dengan beberapa daerah di Pulau Jawa, melakukan pengawasan gejolak harga di pasaran serta melakukan sosialisasi pola konsumsi kepada masyarakat.

"Kami selalu lakukan kerjasama lintas daerah agar jika sewaktu-waktu jika kebutuhan berkurang, tinggal minta dikirimkan," ungkap Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno usai rapat bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Rapat Gubernur Sumbar, Kamis 20 April 2017.

Menurut Gubernur, kebutuhan pokok cabai, beras dan tepung sering tak terkendali menjelang dan saat bulan puasa. Namun untuk kebutuhan lain juga akan dilakukan penanganan, seperti mendeteksi gejolak harga dan melakukan operasi pasar murah.

"Semua komponen harus jalan, jangan hanya selesai dalam rapat saja. Persoalan ini sudah menahun dan harus diatasi dengan maksimal," tegasnya.

Sementara untuk mengawasi kemungkinan adanya penimbunan barang, pihaknya melalui dinas perindustian dan perdagangan sudah berkoordinasi dengan kepolisian. "Kami sudah koordinasi dengan Polda untuk mengawasi pedagang nakal yang memanfaatkan situasi," pungkasnya.

Sebelumnya utusan Kemeterian Perdagangan juga telah melakukan sidak ke beberapa pasar tradisional dan swalayan untuk memantau harga di Kota Padang.

"Kami diperintahkan langsung oleh Bapak Menteri untuk turun ke daerah-daerah guna memastikan ketersedian stok di pasaran. Apalagi, ketika Ramadhan dan Lebaran sering terjadi lonjakan ... Baca halaman selanjutnya