Bank Indonesia Siapkan Rp167 T Atasi Lonjakan Permintaan Uang Saat Lebaran

"Jumlah itu naik sekitar 14 persen dari jumlah tambahan uang beredar pada periode yang sama"
Ilustrasi (Net)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Bank Indonesia menyiapkan tambahan uang tunai sebesar Rp167 triliun untuk mengantisipasi melonjaknya permintaan uang tunai jelang ramadan dan perayaan Idul Fitri 1438 H.

Berdasarkan informasi, Jumlah itu naik sekitar 14 persen dari jumlah tambahan uang beredar pada periode yang sama, yakni Rp146 triliun.

"Pengalaman sepuluh tahun terakhir, rata-rata uang yang diedarkan (pada periode lebaran) itu meningkat 14 persen," kata Gubernur BI Agus DW Martowardojo.

Ia menyebutkan, kenaikan jumlah uang tunai disiapkan karena periode libur pada lebaran tahun ini lebih panjang dari tahun 2016 lalu. Selain itu, penambahan uang tunai lebih besar juga dipengaruhi oleh libur lebaran yang bertepatan dengan libur skeolah.

"Tahun ini libur lebaran selama 9 hari, tahun lalu hanya 6 hari," tuturnya.

Tambahan uang tunai tersebut juga digunakan untuk pembayaran gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) pegawai negeri sipil (PNS) dan swasta. Kenaikan itu juga terjadi karena ada penambahan titik dan frekuensi penukaran uang tunai, baik oleh Bank Indonesia (BI) maupun kerja sama dengan perbankan.

Tak hanya itu, tingginya permintaan terhadap uang tunai emisi 2016 juga menjadi penyebab kenaikan tambahan uang tunai tahun ini.

"Kondisi kas siap edar bank sentral mencukupi untuk memenuhi proyeksi peningkatan kebutuhan uang tunai selama periode lebaran tahun ini. Lagi pula tambahan uang tunai tersebut akan membuat jumlah uang yang diedarkan BI mencapai titik tertinggi selama tahun 2017, yaitu sebesar Rp691 triliun.(*)