Selama Mei 2017, Ekspor Sumbar Menurun, Impor Meningkat

"Nilai impor provinsi itu mencapai 35,79 juta dolar Amerika Serikat"
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Badan Pusat Statistik Sumatera Barat mencatat, sepanjang bulan Mei 2017, nilai impor provinsi itu mencapai 35,79 juta dolar Amerika Serikat, atau terbilang meningkat 98,24 persen jika dibandingkan dengan April lalu.

Pada April nilai impor hanya 18,05 juta dolar AS. Namun begitu, jika dibandingkan dengan data pada bulan yang sama di tahun 2016 lalu, nilainya terbilang menurun.

Dari data BPS, nilai impor Mei tahun lalu mencapai sekitar 50 juta dolar AS atau turun 33,27 persen dengan data tahun ini. Hanya saja secara kumulatif nilai impor Sumatera Barat Januari-Mei 2017 mencapai US$165,53 juta atau mengalami peningkatan 16,62 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Data tersebut menjelaskan bahwa golongan barang impor pada bulan Mei 2017 paling besar adalah bahan bakar mineral sebesar 30,75 juta dolar AS, golongan garam, belerang, kapur sebesar 2,00 juta dolar AS, dan golongan mesin-mesin/peralatan mekanik sebesar 1,40 juta dolar AS.

Kemudian negara pemasok impor bulan Mei 2017 terbesar adalah dari negara Singapura yang nilainya mencapai 22,83 juta dolar AS, dan Malaysia senilai 8,06 juta dolar AS.

Sedangkan untuk persentase, impor dari negara negara Singapura menduduki tempat teratas dengan perannya sebesar 71,51 persen, dan Malaysia sebesar 13,06 persen selama periode Januari-Mei 2017.

Peningkatan nilai impor tersebut berbanding terbalik dengan data ekspor Sumatera Barat tahun ini, berdasarkan data BPS nilai ekspor daerah itu pada Mei 2017 ini mencapai 183,10 juta dolar Amerika Serikat. Sedangkan pada bulan April lalu, nilai ekspor mencapai 221,84 juta dolar AS.(*)

Baca Juga : BPS : Nilai Ekspor Sumbar Bulan Mei Menurun