Kejar Investasi Rp1 Triliun, Pemkab Mentawai Ajukan Lahan 2600 Ha Untuk Pariwisata

"Area yang diajukan dalam KEK tersebut adalah Taileleu"
Olahraga Surfing di Mentawai Salah Satu Daya Tarik Wisatawan Datang ke Mentawai (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

MENTAWAI, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menargetkan bisa meraup investasi dengan nilai mencapai Rp1 Triliun. Investasi tersebut diburu melalui potensi pariwisata daerah kepulauan tersebut.

Untuk mengejar target investasi itu, pemerintah mengajukan lahan seluas 2.600 hektare dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

Kepalas Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Mentawai, Desti Seminora mengatakan, area yang diajukan dalam KEK tersebut adalah Taileleu.

"Taileleu memiliki potensi lengkap untuk investasi pariwisata dengan lahan yang terhubung secara keseluruhan dan lahan tersebut sudah dibeli oleh pihak investor," kata Desti dikutip dari Antara.

Selain memiliki pemandangan alam yang masih alami, Taileleu juga memiliki adat budaya yang terjaga dan potensi wisata bahari yang sangat banyak. Dalam pengembangan KEK pariwisata tersebut, pelestarian budaya menjadi hal penting yang harus dijaga.

Menurutnya, dalam pengembangan KEK pariwisata yang dilakukan investor pihaknya akan mengawal dan terlibat secara intensif agar pengembangan KEK memberikan manfaat kepada masyarakat setempat.

"Investor sudah menyekolahkan dan melatih masyarakat setempat yang akan bekerja pada kawasan KEK tersebut. Langkah ini dinilai sangat bagus sehingga masyarakat memiliki skill yang baik dalam pekerjaan pariwisata," jelas dia.

Sementara itu, untuk mengontrol dalam pembangunan KEK, pihaknya akan membuat aturan dalam menghubungkan investasi dengan masyarakat, termasuk keterlibatan masyarakat yang ingin ikut dalam berinvestasi.

"Angka dalam investasi tersebut nantinya diharapkan bisa mencakup pembangunan bandara, resor dan hotel, serta dermaga baru untuk menampung kapal pesiar," pungkas Desti kemudian.(*)