Andrinof: Sarjana Kita Punya Problem Mental Kewirausahaan

"Meskipun ada menjadi pengusaha, namun usaha yang diciptakan tidak berhasil menciptakan kepuasan pelanggan"
Andrinof A Chaniago (tiga dari kiri) saat jumpa pers Minang Entrepreneurship Award 2017 (Riki Suardi/KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Keberadaan orang minang di luar Sumatera Barat dikenal sebagai etnik saudagar, karena kebanyakan orang minang diperantauan sukses menjadi seorang pengusaha yang terkenal dan inovatif di berbagai jenis usahannya. Selain itu, Sumbar juga disebut sebagai industri otak. Namun sebutan itu kini tinggal mitos.

"Kenapa? Karena industri di Sumbar tidak berkembang," kata mantan Menteri Bappenas RI periode 2014-2015 yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama BRI saat Press Converense Anugerah Kewirausahaan Mahasiswa PTN/PTS Award 2017 di Aula Kopertis Wilayah X, Jumat, (25/8).

Baca juga: Semen Padang Dukung Anugerah Kewirausahaan Mahasiswa PTN/PTS Award 2017

Selain Andrinof, press converense itu juga dihadiri Dirut PT Semen Padang Benny Wendry, Koordinator Kopertis Wilayah X Herri, Rektor Unan Tafdil Husni, Rektor UNP Genefri, dan sejumlah staf PT Semen Padang serta panitia Anugerah Kewirausahaan Mahasiswa PTN/PTS Award 2017.

Penggiat kawasan wisata Mandeh itu juga menyebut ekonomi Sumbar bagus, namun ia prihatin karena jumlah pengangguran di Sumbar cukup tinggi. Ia menduga kondisi ini disebabkan karena banyak sarjana yang tidak siap bertarung. Mereka lebih memelih menjadi pekerja dibandingkan menjadi pengusaha.

"Meskipun ada menjadi pengusaha, namun usaha yang diciptakan tidak berhasil menciptakan kepuasan pelanggan. Ini menandakan para sarjana kita punya problem mental kewirausahaan. Oleh sebab itu, saya berharap gerakan anugerah kewirausahaan mahasiswa yang sebelumnya sudah dirintis Unand ini bisa berkembang dengan baik," ujarnya.

Andrinof menyebut dirinya ikut memotori dan memberikan sumbangsaran dalam anugerah kewirausahaan mahasiswa ini, karena ivent tersebut menjadi sesuatu yang sangat urgen. Kemudian, sebegai ... Baca halaman selanjutnya