Prediksi Realistis Ekonomi Indonesia Tahun Depan di Angka 5,3 Persen

"Range pertumbuhan ekonomi negara dari 5,1 hingga 5,6 persen"
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/.Ocky Anugrah Mahesa)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun mendatang dinilai bakal meningkat. Perkiraan Bank Indonesia, ekonomi negara bakal tumbuh hingga 5,6 persen.

Namun begitu, angka itu dinilai kurang realistis, sehingga Bank Indonesia mengambil range pertumbuhan ekonomi negara dari 5,1 hingga 5,6 persen.

"Realistisnya di posisi 5,3 persen, karena memang kami melihat untuk tahun depan yang mendorong itu 'spending' pemerintah yang sudah akan besar, baik itu melalui konsumsi maupun melalui investasi," kata Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia BI Dody Budi Waluyo.

Peningkatan belanja pemerintah itu sebut Dody berimbas pada sisi belanja swasta baik dari sisi investasi dan konsumsi.

"Kombinasi keduanya, ditopang konsumsi rumah tangga yang membaik, diyakini akan membawa perekonomian ke arah positif," paparnya. Dengan kondisi seperti itu, Bank Indonesia sudah berkesimpulan, perekonomian negara tahun depan akan lebih baik.

Selain itu, Dody menuturkan dampak kebijakan bank sentral yang kini bergeser mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dengan menurunkan tingkat suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate, akan terasa pada 2018.

"Untuk kredit kami melihat masih akan tetap positif. Dampak suku bunga kita ke suku bunga kredit biasanya butuh waktu dua sampai tiga bulan, jadi otomatis proyeksi kami itu akan terjadi di 2018, termasuk kredit juga akan lebih ekspansif," kata Dody.

Sebelumnya, Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara saat rapat kerja Komisi XI DPR beberapa waktu lalu memprediksi pertumbuhan ekonomi pada 2018 mencapai 5,26 persen, lebih rendah dibandingkan target pemerintah dalam RAPBN 2018 5,4 persen.

Untuk tahun ini sendiri, BI memprediksi pertumbuhan ekonomi masih bisa berada di kisaran 5,1-5,2 persen kendati pada semester pertama pertumbuhan ekonomi baru mencapai 5,01 persen.(*)