Inflasi September Diprediksi Tembus 0,02 Persen

"Berdasarkan analisa, sektor yang mengalami inflasi yakni beras, emas dan perhiasan"
Ilustrasi (Net)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Inflasi Indonesia diprediksi bakal menembus angka 0,02 persen, menurut Bank Indonesia secara tahunan inflasi negara mencapai 3,62 persen.

Proyeksi itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan hingga pekan ketiga bulan ini. Berdasarkan analisa, sektor yang mengalami inflasi yakni beras, emas dan perhiasan.

"Nilai tersebut lebih rendah secara bulanan, namun lebih tinggi secara tahunan dibangingkan periode sebelumnya," kata Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dody Budi Waluyo.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat harga September 2016 mengalami inflasi 0,22 persen secara bulanan dan 3,07 persen secara bulanan.

Dody juga menyebutkan harga beberapa komoditas juga ada yang mengalami penurunan atau deflasi. Diantaranya, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih.

"Inflasi tahun ini yang diperkirakan lebih rendah dibandingkan perkiraan, memberikan ruang bagi BI untuk menurunkan 7 Days Reverse Rep Rate (7DRRR) untuk kedua kalinya tahun ini menjadi 4,25 persen," jelas dia.

Keputusan itu juga dipicu proyeksi inflasi tahun depan yang cenderung bakal ada di titik tengah target BI, yaitu 3,5 plus minus 1 persen.

Namun ke depan, BI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah agar inflasi bisa mencapai sasaran tahun ini 4 plus minus 1 persen.(*)